Kamis, 19 Agustus 2021

Ternyata Ini Manfaat dan Jenis-Jenis Asuransi Jiwa

Asuransi Jiwa

 

Asuransi hidup atau asuransi jiwa adalah produk perlindungan dalam bentuk penggantian biaya pengobatan dan/atau perawatan atas risiko kecelakaan atau kematian yang ditawarkan oleh perusahaan untuk nasabah (atau tertanggung). Manfaat tersebut diberikan kepada nasabah sebagai imbal balik pembayaran iuran (atau premi) berkala yang diserahkan nasabah pada perusahaan asuransi. Selain itu, nasabah juga bisa memperoleh sejumlah manfaat lain dari asuransi hidup seperti berikut:


        Nasabah bebas memilih asuransi perlindungan jiwa

Salah satu keunggulan dari jaminan perlindungan jiwa ini adalah nasabah bebas memilih jenis produk asuransi, besaran uang pertanggungan, cakupan pertanggungan tambahan, sampai siapa yang nantinya akan menerima (ahli waris) uang pertanggungan tersebut apabila ia mendapatkan risiko meninggal dunia. Jadi, seluruh manfaat yang akan diterima bisa dicocokkan dengan kebutuhan tiap nasabah.


       Mengangkat beban finansial anggota keluarga apabila nasabah meninggal dunia

Banyak orang, terutama tulang punggung keluarga, sadar akan beban yang mungkin dipikul ahli waris atau anggota keluarganya bila ia wafat. Sayangnya, belum banyak tulang punggung keluarga yang bergegas untuk mencari jalan keluar praktis atas isu ini. Padahal, cukup membeli produk proteksi jiwa atas namanya seharga beberapa ratus ribu saja, ia sudah dapat mengatasi masalah beban finansial tersebut. Ya, seperti yang sudah disinggung di atas, ahli waris nasabah akan mendapatkan pertolongan finansial (uang pertanggungan) apabila pemilik polis meninggal dunia.

       Tetap dapat menafkahi keluarga apabila nasabah kehilangan pekerjaan


Manfaat atas risiko kematian bukan satu-satunya keuntungan perlindungan jiwa yang akan didapat oleh nasabah dan keluarganya. Andaikan nasabah mengalami kecelakaan (sesuai definisi dalam perjanjian kerja sama) hingga mengalami cacat dan/atau hingga kehilangan pekerjaan, perusahaan asuransi akan menanggung biaya hidup anggota keluarga nasabah selama waktu yang dijanjikan dalam polis (atau perjanjian kerja sama). Dengan begitu, nasabah—terutama tulang punggung keluarga—tidak perlu khawatir menjalani hidupnya.

 

Hingga saat ini, mayoritas perusahaan asuransi menawarkan perlindungan jiwa dalam 4 jenis:


        Berjangka. Jaminan perlindungan yang memiliki jangka waktu tertentu: mulai dari 5, 10, 20, sampai 30 tahun. Meskipun memiliki jangka waktu tertentu, namun jenis asuransi ini terbilang terjangkau dengan uang pertanggungan yang diberikan cukup besar. 


        Seumur hidup. Jaminan perlindungan yang memiliki jangka waktu seumur hidup nasabah dengan batasan usia 99 atau 100 tahun. Dengan jangka waktu panjang, perlindungan ini tentu menawarkan keuntungan yang lebih banyak. Hanya saja, besaran iuran atau preminya sedikit lebih tinggi. 


        Dwiguna. Jaminan perlindungan yang memiliki dua skema keuntungan: manfaat tunai pada tempo tertentu sesuai perjanjian di awal dan manfaat perlindungan atas risiko meninggal dunia nasabah. Jenis asuransi ini biasanya dipasangkan dengan manfaat tunai berupa dana pendidikan anak atau dana tabungan dan/atau pensiun nasabah.


        Unit link. Jaminan perlindungan yang memiliki dua model keuntungan: proteksi dan investasi. Setiap dana yang nasabah setor akan dibagi untuk dimasukkan sebagai biaya perlindungan jiwa nasabah serta dimasukkan ke instrumen investasi seperti saham, deposito, atau reksa dana.


Itulah dia informasi tentang manfaat serta jenis-jenis perlindungan jiwa yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya! Jika Anda tertarik untuk mendapatkan produk perlindungan jiwa atau asuransi jiwa, cobalah cek website FWD Insurance Indonesia (www.fwd.co.id) untuk dapatkan produk menarik dan komprehensif.

0 komentar:

Posting Komentar